Home / FINANCE

Minggu, 20 Agustus 2023 - 14:00 WIB

Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya

- Penulis

Moccaapedia Peluang usaha martabak mini dan analisa usahanya di bawah ini bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk bisnis kuliner yang bisa Anda lakukan di rumah. Pada dasarnya bisnis ini hanya membutuhkan kreatifitas untuk membuat martabak mini yang tidak hanya enak.

Namun juga menarik tampilannya sehingga bisa meningkatkan nilai jual. Apalagi sebenarnya target pasar dari bisnis ini adalah anak sekolah. Meski begitu tidak

 

Baca Juga :   Cara Mengajukan Pinjaman Online Bank BCA dan Syaratnya

 

Info Produk

Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya
Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya

Sesuai namanya bentuk dari makanan ringan ini lebih kecil atau mini daripada ukuran martabak yang biasa dijual di pasaran. Hal ini membuat produk ini memiliki keunikan tersendiri dari segi tampilannya.

Peluang usaha martabak mini dan analisa usahanya juga dapat dimulai dari segi tampilan produk. Anda dapat berinovasi dari segi topping dan adonan untuk tampilan martabak mini yang lebih menarik:

1. Dari Topping

Di awal usaha, Anda dapat mencoba 3 topping yang paling laris di pasaran terlebih dahulu, yaitu meises coklat, keju, kacang. Jika usaha martabak mini Anda sudah stabil, barulah Anda dapat menambah varian rasa topping untuk martabak. Anda dapat mencoba topping strawberry, kismis, nanas, nutella, dan varian lainnya sesuai selera Anda.

 

2. Dari Adonan

Anda dapat menambahkan perisa matcha atau red velvet pada adonan martabak Anda. Untuk lebih menarik konsumen, tambahkan pewarna makanan pada adonan martabak sesuai rasanya.

Setiap pcs martabak mini dapat diberi harga mulai dari Rp. 3.000. Harga dapat Anda sesuaikan dengan varian rasa dan topping yang terdapat dalam setiap produk martabak mini.

 

3. Target Konsumen

Martabak manis banyak disukai oleh kalangan masyarakat. Dengan bentuknya yang lebih mini, usaha martabak manis mini ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan. Anak kecil, remaja hingga dewasa, tentunya akan lebih menyukai martabak manis mini ini.

Selain itu, martabak mini juga memiliki harga yang lebih terjangkau daripada martabak dengan ukuran lebih besar. Hal ini juga bisa menarik calon konsumen untuk membeli martabak mini daripada martabak biasa. Oleh karena itu, peluang usaha martabak mini dan analisa usahanya ini patut untuk Anda coba.

 

Keuntungan Usaha Martabak Mini

Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya
Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya

Pertama, modal yang Anda butuhkan untuk membuat usaha martabak mini tidak sebesar jika Anda membuat usaha dagang lainnya.

Kedua, Martabak mini membutuhkan gerobak. Hal ini membuat Anda mempunyai dua opsi dalam berdagang, yaitu dengan berkeliling atau sewa tempat di lokasi strategis.

Resep Untuk Usaha Martabak Manis Mini

Berikut resep yang dapat Anda contoh sebagai percobaan di rumah sebelum digunakan untuk memulai usaha martabak mini:

Baca Juga :   5 Tips Beli IPO Saham Agar Tidak Rugi, Siapa Pemiliknya?

 

Adonan:

  • Tepung terigu 200 gr
  • Ragi ½ sdt
  • Telur 2 butir
  • Baking Powder ¼ sdt
  • Susu 400 gr
  • Garam ¼ sdt
  • Mentega secukupnya
  • Gula pasir 50 gr
  • Topping:
  • Keju Parut
  • Meises coklat
  • Kacang tanah

 

Cara membuat:

  • Masukan semua bahan adonan ke dalam wadah yang bersih. Aduk hingga adonan martabak mini merata.
  • Panaskan wajan khusus cetakan martabak mini lalu masukan mentega secukupnya.
  • Tunggu hingga mentega mencair lalu panaskan wajan dengan api sedang.
  • Tuang adonan secukupnya sesuai jumlah lubang dalam cetakan lalu ratakan dan masak sampai setengah matang.
  • Sebarkan topping di atas adonan, seperti keju, kacang atau meises coklat lalu tunggu sampai 30 detik atau setengah menit.
  • Angkat martabak mini dari wajan, taruh ke dalam wadah untuk disajikan.

 

Analisa Usaha Martabak Mini

Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya
Peluang Usaha Martabak Mini Dan Analisa Usahanya

Untuk memberikan gambaran pada Anda, mengenai bisnis ini. Maka di bawah ini Moccaapedia juga sudah merangkum analisa usaha dan bisnis kuliner dengan berjualan martabak mini ini. Mulai dari penyediaan modal awal, perlengkapan, bahan baku hingga rincian keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Anda juga bisa melihat perkiraan balik modal melalui rincian yang kami buat di bawah ini.

1. Analisa Aset / Modal Awal

Untuk memulai bisnis berjualan martabak mini, Anda membutuhkan modal awal dengan rincian lengkapnya sebagai berikut.

Nama Aset Masa pemakaian (tahun)  Nominal
Gerobak 5  Rp                   2,950,000
Wajan cetakan martabak mini 8 lubang 2  Rp                       98,500
Kompor 1 tungku 5  Rp                     390,400
Mixer roti 3,5  Rp                     279,100
Alat penunjang lainnya (pisau, spatula, baskom, dll) 4  Rp                     479,900
Perlengkapan dagang (kursi, terpal, dll) 2  Rp                     402,100
Total Aset  Rp                   4,600,000

 

2. Biaya Penyusutan Aset atau Modal

Penyusutan gerobak 1/60  Rp                   2,950,000  Rp                 49,167
Penyusutan kompor dengan satu tungku 1/60  Rp                       98,500  Rp                  1,642
Penyusutan wajan cetakan martabak mini 8 lubang 1/24  Rp                     390,400  Rp                 16,267
Penyusutan alat penunjang lain 1/48  Rp                     279,100  Rp                  5,815
Penyusutan perlengkapan dagang martabak mini 1/24  Rp                     479,900  Rp                 19,996
Penyusutan mixer roti 1/42  Rp                     402,100  Rp                  9,574
Biaya penyusutan seluruhnya  Rp               102,461

 

3. Biaya Variabel

Berikut ini adalah rincian biaya variabel yang ada pada bisnis kuliner ini, berikut penjelasan lebih lengkapnya:

  1. Biaya bahan baku per hari
Tepung terigu 10 kg 30  Rp                     110,000  Rp            3,300,000
Garam ¼ kg 30  Rp                         2,970  Rp                 89,100
Ragi instan fermipan 11 gr 30  Rp                         7,930  Rp               237,900
Gula pasir 3 kg 30  Rp                       48,920  Rp            1,467,600
SKM (susu kental manis) 1 kaleng 30  Rp                       13,940  Rp               418,200
Telur 1 kg 30  Rp                       23,540  Rp               706,200
Mentega Blueband 400 gr 30  Rp                       20,810  Rp               624,300
Baking Powder Koepoe-Koepoe 45 gr 30  Rp                         6,790  Rp               203,700
Kacang tanah 200 gr 30  Rp                         7,830  Rp               234,900
Meises Ceres 75 gr 30  Rp                         9,730  Rp               291,900
Keju Parut Meg 1 box 30  Rp                       21,340  Rp               640,200
Box kardus martabak mini 200 pcs 30  Rp                     110,600  Rp            3,318,000
Biaya bahan baku martabak mini selama 30 hari  Rp          11,532,000

 

  1. Biaya keperluan lain
Gas LPG 3 kg 30  Rp                       21,550  Rp               646,500
Sewa lokasi 30  Rp                       31,900  Rp               957,000
Air dan listrik 30  Rp                       24,630  Rp               738,900
Gaji karyawan martabak mini 30  Rp                       25,100  Rp               753,000
Biaya tak terduga 30  Rp                       11,920  Rp               357,600
Total biaya keperluan lain  Rp            3,453,000
Biaya variabel total  Rp          14,985,000

 

4. Perkiraan Pendapatan Tiap Bulan                     

Harga per pcs: Rp. 3.000

Perkiraan produk terjual / target produksi: 160 pcs /hari

 

Perkiraan total

(30 hari x Rp. 3.000 x 200 pcs)     Rp. 18.000.000

Laba Bersih (perkiraan) tiap bulan jika target produksi tercapai

Rp. 18.000.000 – Rp. 15.087.461  Rp                   2,912,539

 

Lama balik modal atau aset awal                     

Rp. 4.650.000 : Rp. 2.912.539      2 bulan

 

Anda dapat menggunakan artikel ini tentang peluang usaha martabak mini dan analisa usahanya sebagai bahan pertimbangan sebelum Anda memulai usaha

Berdasarkan analisa di atas, Anda harus menyediakan dana sebesar Rp. 4.600.000,- sebagai modal untuk aset tetap. Sementara itu, Anda juga perlu menganggarkan untuk biaya penyusutan aset sebesar Rp. 102.461 dan biaya variabel per bulannya sebanyak Rp. 14.985.000. Sehingga total biaya operasional yang perlu Anda keluarkan setiap bulannya sekitar Rp. 15.087.461.

Dari analisa ini diasumsikan 1 martabak mini dibanderol dengan harga pasaran yaitu Rp. 3.000. Jika produksi martabak mini diprediksi mencapai target produksi harian sebanyak 200 pcs, maka diperkirakan rata-rata penjualan hariannya mencapai Rp. 600.000. Jika selama sebulan, target produksi harian terus tercapai, maka per bulannya akan mendapatkan hasil Rp. 2.912.539.

Maka modal yang Anda keluarkan di awal akan kembali lagi ke Anda dalam jangka waktu 2 bulan. Waktu perkiraan balik modal usaha martabak mini ini termasuk cepat dibandingkan jenis usaha lain. Tentunya bisnis yang penuh untung ini sangat menggiurkan , bukan?

Apakah Anda berminat untuk mencoba berdagang martabak mini? Semoga artikel tentang peluang usaha martabak mini dan analisa usahanya ini memiliki manfaat bagi Anda. Karena bisnis kuliner adalah bisnis yang menjanjikan dan punya peluang yang terbilang cukup besar.

 

Baca Juga :   Peluang Usaha Ayam Potong dan Analisa Usahanya

Share :

Baca Juga

5 Perusahaan Asuransi Terpercaya dan Terbaik di Indonesia

FINANCE

5 Perusahaan Asuransi Terpercaya dan Terbaik di Indonesia
Tips Terjun di Bisnis Properti dari Nol tanpa Modal

FINANCE

Tips Terjun di Bisnis Properti dari Nol tanpa Modal
Cara Menanam Saham di Bank BRI 100% Mudah Via Online

FINANCE

Cara Menanam Saham di Bank BRI 100% Mudah Via Online
Cara Mendaftar Jadi Reseller Lazada

FINANCE

Cara Mendaftar Jadi Reseller Lazada, Ternyata Gampang Banget
Ketahui Apa itu Kripto Dan Tips Investasinya

FINANCE

Ketahui Apa itu Kripto? Dan Tips Investasinya
Cara Jualan Follower Instagram

FINANCE

Cara Jualan Follower Instagram, Bisnis Mudah Banyak Cuan
Tips Atur Keuangan Anak Kuliahan

FINANCE

Tips Atur Keuangan Anak Kuliahan Biar Tidak Boros
5 Jenis Tabungan BRI beserta Syarat dan Keunggulan

FINANCE

5 Jenis Tabungan BRI beserta Syarat dan Keunggulan