Home / HEWAN

Sabtu, 4 Februari 2023 - 10:10 WIB

4 Tahapan Metamorfosis Nyamuk, Mari Ketahui !!

- Penulis

4 Tahapan Metamorfosis Nyamuk, Mari Ketahui !! / Pixabay

4 Tahapan Metamorfosis Nyamuk, Mari Ketahui !! / Pixabay

Moccaapedia – Tahapan metamorfosis nyamuk, Ketika digigit nyamuk tentu rasanya gatal dan hal tersebut sangat menyebalkan. Tidak hanya itu nyamuk juga bisa menyebabkan penyakit seperti demam berdarah.

Akan tetapi tahukah Anda bahwa tahapan metamorfosis nyamuk itu singkat? Selain itu nyamuk tidak berumur panjang.

 

Baca Juga :   Rantai Makanan: Pengertian dan Contohnya

 

Tahapan Metamorfosis Nyamuk

Kata nyamuk sendiri berasal dari Bahasa Inggris yaitu mosquito yang berarti lalat kecil. Penggunaan kata ini sudah dimulai dari tahun 1853 dan di Britania Raya nyamuk disebut dengan istilah gnats.

Ada sekitar 2700 spesies nyamuk di seluruh dunia ciri-cirinya adalah memiliki kaki enam buah, tubuhnya langsing, dan ada sisik pada sayapnya.

Akan tetapi nyamuk juga seperti hewan lainnya yang mengalami metamorfosis. Terdapat 4 tahapan dari proses metamorfosis nyamuk.

 

1. Fase Telur

Tahapan metamorfosis nyamuk yang pertama adalah fase telur. Telur nyamuk dihasilkan oleh nyamuk betina yang sudah dibuahi oleh nyamuk jantan. Nyamuk betina dapat menghasilkan 100 sampai 200 butir telur nyamuk.

Setelah semua telurnya keluar, nyamuk betina akan membawa butir telur itu ke air yang lembap dan tenang karena disana proses hidup mereka dimulai. Nyamuk memang dikenal sebagai hewan yang lebih suka berada di tempat lembab.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa nyamuk termasuk serangga yang berumur pendek. Apabila air tersebut mengering maka telur-telur tersebut akan mati sebelum menetas. Waktu yang diperlukan untuk menetas adalah 1 sampai 3 hari.

Oleh karena itu untuk menjaga telur-telurnya, nyamuk betina dan jantan akan mencari tempat yang lembab dan banyak air sehingga telurnya dapat menetas.

 

2. Larva

Larva adalah tahapan metamorfosis nyamuk berikutnya setelah berhasil menetas. Larvaa nyamuk biasanya disebut jentik dan sering bersarang di tempat lembab seperti got.

Apabila Anda melihat genangan air dan tampak hewan kecil yang bergerak maka itu adalah jentik nyamuk.

Butuh waktu selama 7 sampai 10 hari agar larva nyamuk mengalami pembentukan untuk masuk ke fase berikutnya yaitu pupa. Selama kurun waktu tersebut, tubuh nyamuk akan mengalami perubahan menjadi lebih besar.

 

Baca Juga :   Ketahui Penyebab Pendarahan Otak, Sebelum Berakibat Fatal!!

 

3. Pupa

Setelah larva adalah fase pupa atau kepompong pada kupu-kupu. Nyamuk dalam fase pupa masih belum bisa bergerak karena hanya organ pernapasannya yang berfungsi. Agar bisa menjadi nyamuk dewasa membutuhkan waktu sekitar 12 hari.

Selama waktu 12 hari itu pupa akan mengalami perubahan yang signifikan mulai dari munculnya sayap-sayap bersisik yang menjadi ciri khas dari seekor nyamuk.

 

4. Nyamuk Dewasa

Masuk ke tahapan metamorfosis nyamuk yang terakhir yaitu sudah menjadi nyamuk dewasa yang sering Anda lihat. Setelah 12 hari kulit pupa akan membelah menjadi dua lalu menjadi seekor nyamuk dewasa.

Tidak hanya itu nyamuk dewasa sudah bisa menerbangkan sayapnya. Pada umumnya nyamuk jantan lebih sering menetas duluan dibandingkan dengan nyamuk betina.

Semua spesies nyamuk mengalami proses metamorfosis yang sama dan umurnya juga pendek. Walaupun berumur pendek tetapi nyamuk bisa menyebabkan beberapa penyakit.

Salah satunya adalah malaria yang bisa menjangkit anak-anak, adapun jenis nyamuk penyebab malaria bernama anopheles. Beberapa gejala dari penyakit malaria adalah sakit kepala, berkeringat, menggigil, dan demam.

Ada 4 tahapan metamorfosis nyamuk yang hampir sama dengan hewan lainnya yaitu dimulai dari fase telur – pupa – larva – nyamuk dewasa.

Agar Anda terlindungi dari nyamuk jagalah kebersihan rumah khususnya daerah yang lembab dan banyak air seperti kamar mandi.

 

Baca Juga :   Hati-hati! 6 Hewan Lucu Tapi Mematikan Dapat Membunuhmu

 

4 Tahapan Metamorfosis Nyamuk, Mari Ketahui !!

Share :

Baca Juga

Ketahui 6 Hewan Berbahaya di Laut Beracun dan Mematikan

HEWAN

Ketahui 6 Hewan Berbahaya di Laut Beracun dan Mematikan
Jenis Hewan Berkantung

HEWAN

5 Jenis Hewan Berkantung Selain Kanguru, Memang Ada?
4 Hewan Purba Yunani dan Penjelasannya

HEWAN

4 Hewan Purba Yunani dan Penjelasannya
10 Ras Anjing yang Paling Penyayang

HEWAN

10 Ras Anjing yang Paling Penyayang
4 Contoh Hewan Karnivora, Si Pemakan Daging

HEWAN

4 Contoh Hewan Karnivora, Si Pemakan Daging
5 Jenis Ikan Air Laut yang Bisa Dikonsumsi, Apa Saja?

HEWAN

5 Jenis Ikan Air Laut yang Bisa Dikonsumsi, Apa Saja?
Manfaat Tak Terduga Memelihara Kucing Bagi Kesehatan

HEWAN

Manfaat Tak Terduga Memelihara Kucing Bagi Kesehatan
Kapibara atau Masbro

HEWAN

Mengenal Kapibara atau Masbro, si Pengerat yang Pandai Berenang