Home / KESEHATAN

Jumat, 28 Juli 2023 - 18:12 WIB

Defisit Kalori Untuk Turunkan Berat Badan, Apakah Efektif?

- Penulis

Mengenal Defisit Kalori Untuk Turunkan Berat Badan

Mengenal Defisit Kalori Untuk Turunkan Berat Badan

Moccaapedia – Apabila Anda ingin menurunkan berat badan dengan cara yang sehat bisa melakukan defisit kalori. Metode ini bertujuan untuk menurunkan berat badan dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.

Akan tetapi, Anda tidak bisa melakukan diet defisit sembarangan mengingat kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda. Melakukan diet ini bukan berarti Anda tidak mengkonsumsi makanan kalori sama sekali.

 

Baca Juga :   Jenis Penyakit Autoimun Beserta Gejala

 

Mengenal Defisit Kalori Untuk Turunkan Berat Badan
Mengenal Defisit Kalori Untuk Turunkan Berat Badan

 

Cara Diet Defisit Kalori

Tubuh tetap membutuhkan asupan kalori harian, jadi kalau ingin melakukan diet bisa menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh. Contohnya seseorang harus memenuhi kebutuhan kalori tubuh sebesar 2.000.

Tetapi, orang tersebut mengkonsumsi kalori sebanyak 1.800. Artinya sudah melakukan diet kalori sebanyak 200. Fungsi kalori pada tubuh adalah sebagai sumber energi dan bisa membakar lemak yang menyebabkan kegemukan. Kalau Anda ingin melakukan diet defisit kalori bisa mengikuti cara berikut.

 

  1. Memperbanyak Konsumsi Makanan Berserat dan Mengandung Protein

Cara pertama adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat dan mengandung protein tinggi. Dua kandungan tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh mengingat ada kalori yang terbakar.

Selain itu, makanan berserat juga bermanfaat untuk membuat Anda kenyang lebih lama. Contoh makanan dengan kandungan serat dan protein tinggi adalah daging tanpa lemak, tahu, tempe, telur, buah-buahan, dan sayuran.

 

  1. Mengurangi Makanan Cepat Saji

Agar diet defisit kalori berhasil Anda perlu membatasi konsumsi makanan cepat saji. Makanan cepat saji membutuhkan proses yang lama dalam tubuh. Sehingga akan mengganggu rencana diet Anda.

Junkfood seperti pizza, hamburger, kentang goreng, dan gorengan adalah makanan yang mengandung lemak jenuh, garam, dan karbohidrat sederhana. Tetap boleh mengkonsumsi makanan cepat saji, hanya saja porsinya dikurangi.

 

  1. Melakukan Olahraga Secara Rutin

Apapun metode diet yang sedang Anda lakukan, olahraga rutin akan membantu melancarkan program diet. Asupan kalori yang masuk ke tubuh bisa seimbang dengan melakukan olahraga secara rutin. Sehingga program diet defisit kalori yang Anda lakukan akan maksimal.

Lakukan olahraga yang mudah seperti lari, jalan pagi, latihan kebugaran, workout, bersepeda, renang, dan sebagainya. Selain membantu menurunkan berat badan, melakukan olahraga juga dapat meningkatkan suasana hati.

Hal ini karena olahraga dapat mengeluarkan keringat dan hormon yang membuat bahagia. Selain itu, menjaga pola hidup lain juga perlu dilakukan. Seperti memiliki kualitas tidur yang baik setiap harinya agar keesokan hari bisa bangun dengan semangat.

 

Baca Juga :   5 Olahan Camilan Kopi Rasa Lezat Menggoyang Lidah

 

  1. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat Sederhana

Diet defisit kalori akan berhasil kalau Anda membatasi konsumsi karbohidrat sederhana. Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana bisa meningkatkan rasa lapar dan gula darah. Contoh makanan dengan karbohidrat sederhana adalah roti tawar dan nasi putih.

Anda bisa menggantinya dengan makanan lain seperti nasi merah, sayuran, dan buah-buahan. Makanan tersebut akan membantu Anda mengurangi kalori dalam tubuh.

 

  1. Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

Cara kelima ini sangat penting agar Anda tahu berapa kalori yang tubuh butuhkan sehari-hari. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengurangi banyak asupan kalori. Adapun cara menghitung kebutuhan kalori sebagai berikut.

  • Metabolisme dasar (BMR) laki-laki : 66.47 + (13.75 x berat badan tubuh dalam satuan kilogram) + (5.003 x tinggi tubuh dalam satuan cm) – (6.75 x usia dalam tahun)
  • Metabolisme dasar perempuan : 655.1 + (9.563 x berat badan dalam satuan kilogram) + (1.850 x tinggi dalam satuan cm) – (4.676 x umur dalam tahun)

Setelah mendapatkan nilai BMR Anda bisa mengalikannya dengan angka aktivitas harian yang berkisar antara 1.2 sampai 1.9.

 

Sirka adalah situs yang dapat membantu Anda agar lancar melakukan diet defisit kalori. Dengan program diet yang diadakan, akan lebih mudah untuk menghitung metabolisme dasar. Untuk informasi selengkapnya Anda bisa mengunjungi situs resmi Sirka

 

Baca Juga :   8 Makanan Khas Bali yang Halal Dimakan

Share :

Baca Juga

Daftar Masalah Kesehatan Bayi dan Penyebabnya

KESEHATAN

Daftar Masalah Kesehatan Bayi dan Penyebabnya
8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Puasa Ramadhan Ini

KESEHATAN

8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Puasa Ramadhan Ini
11 Jenis Penyakit Kulit yang Harus Diwaspadai

KESEHATAN

11 Jenis Penyakit Kulit yang Harus Diwaspadai
4 Tips Menjaga Kesehatan Lingkungan untuk Jangka Panjang

KESEHATAN

4 Tips Menjaga Kesehatan Lingkungan untuk Jangka Panjang
Kondisi Serius, Ini Pengertian Gangguan Kecemasan Menyeluruh

KESEHATAN

Kondisi Serius, Ini Pengertian Gangguan Kecemasan Menyeluruh
8 Bahan Alami untuk Rambut Rontok, Dijamin Ampuh

KESEHATAN

8 Bahan Alami untuk Rambut Rontok, Dijamin Ampuh
Ketahui Penyebab Pendarahan Otak, Sebelum Berakibat Fatal!!

KESEHATAN

Ketahui Penyebab Pendarahan Otak, Sebelum Berakibat Fatal!!
Macam-macam Vitamin Lengkap dengan Manfaatnya

KESEHATAN

Macam-macam Vitamin Lengkap dengan Manfaatnya