Home / FINANCE

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 14:00 WIB

Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional

- Penulis

asuransi syariah vs konvensional

asuransi syariah vs konvensional

MoccaapediaSaat kamu ingin memilih asuransi tentu saja harus memahami pilihan produk secara detail. Pemahaman tersebut juga terkait dengan asuransi syariah maupun konvensional. Berikut Moccaapedia akan memberikan beberapa perbedaan asuransi syariah vs konvensional.

 

Baca Juga :   Rekomendasi Jasa Convert Paypal Terpercaya, Jangan Sampai Tertipu!

 

Mana yang Lebih Baik? Berikut Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional

asuransi syariah vs konvensional
asuransi syariah vs konvensional

Istilah asuransi pastinya sudah tidak asing lagi bagi Anda. namun dewasa ini asuransi muncul dengan banyak jenis dan macamnya. Misalnya Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional yang keduanya sudah pasti memiliki perbedaan yang besar.

Dan berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:

 

Baca Juga :   5 Tips Beli IPO Saham Agar Tidak Rugi, Siapa Pemiliknya?

 

1. Prinsip Dasar Asuransi Syariah vs Konvensional

Antara asuransi syariah vs konvensional ini perbedaan yang pertama terletak pada prinsip dasarnya. Untuk asuransi syariah ini merupakan usaha saling tolong menolong serta melindungi pesertanya lewat pembentukan dana yang terkumpul dan dikelola sesuai dengan prinsip syariah.

Kemudian untuk asuransi konvensional ini prinsipnya merupakan pertanggungan risiko dari nasabah ke perusahaan asuransi untuk menanggung risiko nasabahnya dengan dasar atas catatan serta perjanjian yang kedua belah pihak.

 

2. Akad atau Sistem Perjanjian

Kemudian untuk perbedaan yang berikutnya bisa Anda lihat dari akad atau sistem perjanjiannya. Untuk  akad pada asuransi syariah ini yaitu tabarru’ sesuai dengan tujuannya yaitu tolong menolong. Jadi bukan hanya untuk profit saja.

Sedangkan pada asuransi konvensional memiliki akad tabaduli. Akad ini merupakan sistem jual beli yang memiliki kejelasan antar pembeli, penjual, objek yang dijual belikan, harga serta persetujuan antara kedua belah pihak atas transaksi yang dilakukan.

 

3. Kepemilikan Dana

Kemudian antara asuransi syariah vs konvensional juga berbeda mengenai kepemilikan dananya. Pada asuransi syariah ini kepemilikan dananya merupakan kolektif atau bersama. Jadi jika nasabah terkena risiko maka nasabah lainnya akan memberikan santunan.

Berbeda jika kepemilikan dana pada asuransi konvensional ini berdasarkan pembayaran premi dari nasabah. Sehingga untuk perlindungan nasabah pada risiko maka berdasarkan pada premi yang dibayarkannya.

 

4. Pengelolaan Dana

Kamu juga harus tahu mengenai pengelolaan dananya yang ada pada asuransi syariah yaitu dananya milik semua nasabahnya dan perusahaan asuransi hanya bertindak sebagai pengelola dana tanpa hak milik. Pengelolaan dana dilakukan secara transparan.

Lalu untuk pengelolaan dana asuransi konvensional ini cara kerjanya yaitu dana maupun premi yang dibayarkan nasabah akan dikelola oleh perusahaan asuransi dengan perjanjian.

 

5. Pengawasan Dana

Kemudian untuk pengawasan dana pada asuransi syariah ini melibatkan pihak ketiga yang bertindak sebagai pengawas kegiatan asuransi yang di sebut juga sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS). kemudian DPS ini akan bertanggung jawab kepada MUI.

Sedangkan pada asuransi konvensional ini tidak ada badan pengawasan khusus namun diawasi secara langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

6. Dana Hangus

Dana hangus ini maksudnya suatu kejadian apabila tidak adanya klaim dalam jangka waktu periode yang sudah dua belah pihak sepakati sebelumnya.

Untuk asuransi syariah ini tidak diberlakukan dana hangus, jadi nasabahnya pun bisa mengambil lagi dananya yang sudah dibayarkan.

Berbeda dengan asuransi konvensional untuk dana hangusnya akan berlaku saat periode polis terakhir maupun nasabah tidak bisa membayar premi maupun ketentuan lain.

 

7. Pembayaran Klaim Polis

Selanjutnya pembayaran klaim pada asuransi syariah ini dapat Anda lakukan dengan cara pencairan dana tabungan bersama. Sedangkan pembayaran klaim polis pada asuransi konvensional hanya bisa Anda lakukan dengan cara penggunaan dana perusahaan yang sesuai dengan polis yang berlaku.

 

8. Pemegang Polis

Perbedaan lainnya antara asuransi syariah vs konvensional ini juga terletak pada pemegang polisnya. Pemegang polis pada asuransi syariah ini bisa berasal dari anggota keluarga atau nama yang terdaftar sebagai penerima asuransi.

Jadi keluarga juga akan mendapatkan manfaat dari polis tersebut. Ini akan berbeda dengan asuransi konvensional, karena yang memegang polis asuransinya hanya satu orang saja.

 

Jadi sudah paham kan mengenai asuransi syariah vs konvensional ini? Sehingga nantinya Anda bisa memutuskan untuk menggunakan jenis asuransi yang mana. Dan pastinya harus sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.

 

Baca Juga :   Benarkan Crypto Adalah Judi? Ini Penjelasannya

Share :

Baca Juga

Super Mudah dan Cepat Cara Cek Bantuan UMKM

FINANCE

Super Mudah dan Cepat Cara Cek Bantuan UMKM
Ide franchise dibawah 100 juta di bawah ini bisa jadi referensi bagi Anda, yang masih terbilang pemula di bidang bisnis.

FINANCE

Ide Franchise dibawah 100 Juta untuk Pemula
Bagaimana Peluang Produk Masyarakat Menembus Pasar Internasional

FINANCE

Bagaimana Peluang Produk Masyarakat Menembus Pasar Internasional

FINANCE

Punya Modal Kecil? Begini Cara Membuka Bisnis Rental Mobil
Kebiasaan Untuk Stabilitas Finansial

FINANCE

Kebiasaan Untuk Stabilitas Finansial, Untuk Hidup Lebih Baik
Kelemahan Bisnis Frozen Food

FINANCE

Cari Tahu Kelemahan Bisnis Frozen Food Sebelum Terjun Bisnis Ini
Alasan Bisnis Fried Chicken yang Tidak Ada Matinya

FINANCE

Alasan Bisnis Fried Chicken yang Tidak Ada Matinya
Cara Tukar Poin Allo Bank dan Tips Dapat Banyak Poin

FINANCE

Cara Tukar Poin Allo Bank dan Tips Dapat Banyak Poin